Postingan

Menampilkan postingan dengan label Perspektif

Mengelola Kawasan Konservasi (Perspektif)

Mengelola kawasan konservasi atau kawasan hutan (secara umum) pada dasarnya tidaklah sulit. Hal yang sulit dalam mengelola kawasan adalah justru mengelola manusia disekitarnya. Ini menjadi aspek yang paling penting dalam pengelolaan sebuah kawasan konservasi. Berdasarkan kajian Direktorat PIKA dan KK, teridentifikasi sebanyak 6.381 desa berada di sekitar kawasan konservasi (Wiratno, 2018). Artinya pengelolaan kawasan konservasi tidak terlepas dari masyarakat sekitar kawasan. Kehidupan masyarakat pun sangat berkaitan dengan hutan, dimulai dari pemanfaatan hutan sebagai kayu bakar, madu, tumbuhan obat, dan hasil hutan lainnya baik kayu maupun non kayu. Masyarakat layaknya pisau bila dipandang sebagai objek, artinya bagaimana subjek yang mengarahkan. Baik buruknya kawasan konservasi tergantung masyarakat sekitarnya. Secara empiris pengelolaan kawasan konservasi tidak mampu tanpa melibatkan masyarakat sekitar. Bila dibayangkan secara ekstrim, kawasan konservasi tanpa adanya gan...

Buku Novel RE:

Gambar
Hallo pembaca yang budiman. Kali ini saya ingin sedikit mengulas tentang Novel karya Kang Maman, begitu ia akrab disapa, yang sebenarnya sudah ada dari tahun 2014. Saya saja yang telat tau dan telat membacanya. Cerita sedikit.. Sebenarnya sudah sejak lama saya mengagumi gaya bahasa Kang Maman dalam sebuah acara televisi swasta dalam program ILK. Bahasanya selalu singkat, namun selalu juga padat akan makna, baik yang tersurat atau pun tersirat. Pada episode ILK yang membahas tentang ‘Game Pokemon’, Kang Maman seperti biasa memberikan ’No Tulen’-nya pada akhir acara. Entah mengapa saya begitu terenyuh dengan barisan kata-katanya yang dibacakan. Bagaimana media sosial membuat manusai justru menjadi anti sosial dan lain sebagainya. Dari situ saya tertarik dengan tulisan-tulisan Kang Maman sampai ingin mengetahui karya-karyanya. Melalui embahnya informasi saya cari. Dan menemukan account media sosialnya, kemudian saya perhatikan sejenak dan menemukan testimoni yang Kang Maman Regram da...

Kehidupan - JODOH GA JODOH, ENJOY AJA!!

Pangkalpinang, 16 Agustus 2015 Hari ini saya mencoba menulis apapun yang ada dalam kepala ini. Entah dari mana terbesit untuk menulis tulisan fiksi.. mencoba, ya saya mencoba walaupun entah akan jadi seperti apa tulisanku. Sebelumnya saya ga pernah menulis yang isinya fiksi atau khayalan. *** Jadi tulisan ini bermula dari buka laptop (tentunya K ) diteruskan dengan membuka playlist.. saya buka-buka daftar musik eh tetiba ada nongol Katon Bagaskara.. teringat langsung dengan satu buah judul yang saya sangat sukai.. Tak Bisa Ke Lain Hati --cailaah baper dah— Arrangement lagu ini begitu menggoda saya untuk melayang.. melayang pada sang mantan pacar, yakni Istri hehe.. klasik, romantis, tapi di lain sisi ada sedikit roh ambisi dalam lirik tersebut. Bagi saya ambisi yang membedakan “Cowo” dengan “Laki”.. Ahh..dibuat beneran melayang dah hehe.. *** Ada satu cerita yang saya mau share tentang suatu hubungan, baik yang masih pacaran atau sudah menikah. Tokoh dalam kisah i...

Pergeseran Manusia menjadi 'Robot'

Gambar
Manusia seperti pada umumnya memiliki Naluri bersosial yang tinggi, dan memang manusia merupakan makhluk bersosial. Tuhan memberikan berbagai Indera pada manusia memiliki makna hidup yang tentu tidak main-main. Sebagai contoh Tuhan merancang manusia memiliki 2 Mata, 2 Telinga, namun 1 Mulut.. hal ini dimaksudkan kita lebih banyak melihat, lebih banyak mendengar, namun lebih sedikit berbicara dari apa yang didengar dan dilihat.  Kini, hal tersebut ternyata telah tergadaikan oleh zaman, layaknya wanita jalang yang menggadaikan tubuh indahnya untuk para Laki-laki pemburu syahwat. Indera yang menjadi anugrah suci tersebut telah tergantikan gegara teknologi yang disebut dengan 'Telepon Pintar' ..  Anugerah yang dimandatkan bagi tiap manusia untuk bersosialisasi dengan melihat dan mendengar serta dicounter dengan beberapa patah kata langsung kini bertransformasi menjadi sebuah 'TEXT' .... Yap text... Manusia kini lebih senang berpesan singkat dan real time dengan k...

Menulis itu “menjemukan”

Gambar
Menulis itu “menjemukan” Izinkan sy untuk mencoret-coret blog ini untuk kedua kalinya setelah baru-baru ini sy buat. Tau kah anda bahwa terjadi fenomena yang membaik bagi bangsa tercinta kita (Indonesia)?? Bagi yang kurang menyadarinya baiklah sy sedikit memaparkannya dalam bahasa sy dan dalam sudut pandang sy pribadi. Terdapat perubahan positif selama beberapa decade ini, yakni mindset masyarakat tentang pendidikan. Jabarannya ialah disaat pendidikan formal tidak begitu penting maka bergeserlah pada pentingnya pendidikan formal, dilanjutkan pada pendidikan formal ternyata dirasa belum memenuhi atas kada kepentingannya, masyarakat mulai beralih pada pendidikan non formal. Yap.. pendidikan non formal yang sekarang sangat berkembang saat ini. Berkembang sangat pesat bahkan, dimulai dengan home school, metode otodidak dengan keluar dari sekolah formal dan mengembangkan bakatnya yang disadari sendiri. Kali ini sy ingin membahas tentang pendidikan non formal bagian otodidak. Media y...

Tak Sekedar Kata

Gambar
Kata.. haha.. untuk kesekian kalinya gw buat tulisan yang ga jelas. Aneh.. tapi menarik sebenarnya. Lho ko menarik ?? Baca deh judul tulisan ini dengan baik, lalu pahami.. kalo sampe ga nemuin juga.. berarti lu termasuk pinter.. karna apa.. ya karna "tak sekedar kata" dimaknai sesempit mungkin, lebih lanjut gw mau beropini bahwa yang memahami judul ini ialah yang memaknainya lebih sempit lagi. hehe.. ko bisa?? oke, mari kita berfantasi ria..hoho.. kata digunakan untuk mewakilkan sesuatu yang ingin disampaikan. Namun dalam pemahaman nyatanya ternyata sebagian besar orang justru kata dimaknai terlalu sempit yang menimbulkan ekses yang tidak diinginkan. ko bisa ?? jelas bisa, berdasarkan pepatah.. mulutmu harimau dan kata adalah empunya harimau.. Bila belum menemukan pointnya mari kita telusuri jengkal-jengkalnya di tulisan ini. Perlu pembaca ketahui bahwa kata bisa disampaikan langsung melalui ucapan atau pun tulisan. Mana yang lebih berpengaruh? jelas pertanyaan yang sang...

Bersyukur adalah kenikmatan yang Hakiki

Gambar
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling mulia, tak terbantahkan lagi, bahkan bila pun Alien itu ada dengan wujudnya yang baik atau buruk sekalipun. Secanggih apapun makhluk yang ada di semesta ini Tuhan telah memberikan kepastiannya bahwa manusialah pemegang derajat paling tinggi di semesta ini. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya manusia selalu siap berkembang ke arah kemajuan dirinya atau bahkan terperosok dirinya, pokoknya manusia dapat menjadi apapun yang ia inginkan. Modalnya ? “Otak”. Yap otak manusia dengan bermiliar-miliar sel didalamnya, hampir tak ada yang mustahil bagi manusia untuk menciptakan sesuatu yang luar biasa. Menurut penelitian bahkan orang terpintar di muka bumi ini yakni Albert Enstein baru mengoptimalisasikan otaknya hanya 5% saja. HANYA 5% guys_ Maka tidaklah berlebihan bila sy menyebutkannya diatas hampir tidak ada yang mustahil bagi manusia untuk menciptakan sesuatu yang seluar biasa apapun. Bayangkan saja Albert Einsten yang memiliki begi...

Gagal? Kenapa takut !

Gambar
Manusia tercipta di bumi dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Adalah fitrah bagi manusia dalam menjalani proses hidupnya melakukan beberapa atau bahkan sering kesalahan. Kesalahan dapat berdampak pada kegagalan yang diharapkan oleh pribadi ataupun orang yang mengharapkan sesuatu dari dirinya. Namun percayalah sekali lagi sy sampaikan bahwa kegalalan adalah fitrah bagi manusia yang terlahir memang tidak sempurna. Kegagalan demi kegagalan justru menjadi sebuah mesin yang dapat memecut seseorang ke arah perbaikan yang positif, namun tidak sedikit juga kegagalan yang berujung pada keputusasaan. Secara gambling sy ingin sampaikan bahwa, SADARLAH bahwa kegagalan itu wajar adanya. Tak perlu ada penyesalan yang berlebihan, karna bagaimana pun disiplinnya manusia, bagaimana pun baiknya manusia dalam mengelola hidupnya, percayalah bahwa suatu waktu ia pernah mengalami kegagalan. So..?? tak perlu di dramatisir hidup anda dengan kegagalan yang anda alami. Cukup yakini bahwa kegagal...