Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Potensi Taman Wisata Alam Jering Menduyung

Gambar
TWA Taman Wisata Alam Jering Menduyung Bangka Bangka Barat Bangka Belitung Wisata Alam Kawasan Konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Jering Menduyung merupakan salah satu kawasan koservasi yang berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Akses paling mudah untuk mencapai lokasi adalah melalui Desa Air Menduyung dan Desa Kundi karena dari pemukiman warga menuju kawasan tidak terlalu jauh, dapat ditempuh hanya 5-10 menit menggunakan kendaraan sampai batas luar kawasan TWA sebelah Barat. TWA Jering Menduyung sangat asing kita dengar, karena memang kawasan ini baru ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam melalui SK. Menteri pada pertengahan tahun 2016 atau tepatnya SK. Menteri Nomor : SK.580/Menlhk/Setjen/PLA.2/7/2016 tanggal 27 Juli 2016. Posisi TWA ini berada di pinggir laut, vegetasinya untuk kawasan yang bersinggungan langsung dengan laut didominasi oleh Mangrove, sedangkan sebelah Timur kawasan, didominasi oleh Rawa Gelam. Gambar 1 Lokasi TWA Jering Menduyung Potensi TWA J...

KEHUTANAN - BUAH PIKIR PENANGANAN PERAMBAHAN KAWASAN HUTAN

Gambar
Ide dasar : Kawasan hutan yang selalu bersinggungan dengan masyarakat sekitar kawasan Bersinggungan dengan masyarakat merupakan keniscayaan yang tidak dapat dielakan Konsep pengelolaan kehutanan yang berbasis masyarakat (contoh sukses)? Bersinggungan dengan masyarakat menghasilkan sebuah konflik Strategi penanganan perambah. *** Studi Kasus Kondisi di Bangka Belitung Kawasan konservasi di Bangka Belitung setelah keluarnya beberapa SK. Taman Hutan Raya (Tahura) pada pertengahan tahun 2016 menyisakan beberapa kawasan yang masih dibawah kewenangan pengelolaan BKSDA, yakni TWA Jering Menduyung (Bangka Barat), TWA Gunung Permisan (Bangka Selatan), dan TN Gunung Maras (Bangka Barat dan Bangka). Tahura yang menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui dinas terkait yakni Gunung Mangkol (Bangka Tengah), Gunung Menumbing (Bangka Barat), dan Gunung Lalang (Belitung). Sejalan dengan perubahan yang terjadi yakni perubahan kewenangan pengelolaan, permasalahan kawasan tetap sam...

PERATURAN KEHUTANAN - Aturan Penataan Blok Kawasan Konservasi

Gambar
Kawasan konservasi merupakan ujung tombak pengelolaan hutan yang melandaskan pada keberlanjutan/kelestarian. Kawasan konservasi merupakan masa depan dunia Kehutanan. Sektor Kehutanan memang semakin hari semakin dipandang sebelah mata, terlebih dengan kondisi kawasan hutannya yang begitu banyak masalah, juga kontribusi positif secara ekonomi skala macro-pun dianggap tidak signifikan. Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor Kehutanan tertinggi dipasok dari kawasan konservasi berlabel ‘Taman Nasional’. Yup, Taman Nasional memberikan kontribusinya yang cukup signifikan, lalu dengan kawasan konservasi lain seperti halnya Taman Wisata Alam, Cagar Alam, Taman Buru, dan Taman Hutan Raya ? Kawasan konservasi yang disebutkan itu juga kontribusi PNBP-nya tinggi-tinggi, hanya saja apabila dinilai secara rataan, Taman Nasional masih unggul. Pengelolaan yang baik tentu selain potensi alam yang mempengaruhinya, adalah tata kelola kawasan yang baik pula. Tata Kelola yang seperti apa? Tentu da...